Selasa, 25 November 2014

 



 BANDUNG - 25 September 2014 kemarin merayakan ulang tahun nya yang ke 204 dengan rasa suka cita. Berbagai rangkaian kegiatan digelar untuk memperingati kelahiran kota yang dijuluki Paris van Java ini.
Bandung sejak dulu di kenal sebagai kota wisata, segala macam tempat wisata ada di bandung berikut juga kuliner dan berbagai trand busana ada di kota ini.

Pada Pagi ini peringatan dimulai dengan upacara bendera di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana. Upacara dihadiri oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Daniel, dan Sekretaris Daerah Kota Bandung, seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Muspida Kota Bandung, dan juga para pelajar Bandung.

Ada yang menarik saat Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, sedang membacakan pidato. Sekitar pukul 09.00 WIB tiba-tiba ada helikopter melintas di atas lapangan Balai Kota.
Putaran baling-baling helikopter yang terbang rendah itu mengakibatkan hembusan angin kencang. Akibatnya para peserta upacara kaget dan melindungi diri dari angin tersebut.

Emil, yang sedang membacakan pidato pun berhenti dan memperhatikan helikopter tersebut. Tiba-tiba dari dalam helikopter ada orang yang menaburkan kertas warna-warni ke area Balai Kota Bandung. Para peserta upacara yang mulanya kaget dan terheran-heran kemudian tampak ceria dan bertepuk tangan.

Serentak para peserta upacara tampak berbahagia dengan kejutan yang di berikan bapak walikota bandung tersebut. Emil juga tampak sumringah melihat atraksi tersebut, meski pidatonya sempat terpotong karena aksi tersebut. “Gakpapa ya, setahun sekali,” kata Emil yang kemudian di sambut tawa para peserta upacara.
Setelah upacara, Emil meresmikan berbagai fasilitas baru sebagai kado hari jadi Bandung ke-204, seperti Bus Pajak Keliling, Taman Balai Kota dan Keran Air Siap Minum. Setelah itu, Emil bergegas ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah untuk memimpin rapat paripurna.

Selamat ulang tahun kota bandung yang 204 . semoga semakin di cintai oleh masyarakatnya dan selalu menciptakan kreasi-kreasi yang baru di bandung . amin

Sabtu, 22 November 2014

Risma Munandar sang penjual farfume yang bercita-cita tinggi

   Pria berusia 21 tahun ini adalah sosok seorang mahasiswa yang mempunyai cita-cita tinggi untuk mengembangkan usaha farfume nya, walaupun kondisi semakin sulit dalam perkuliahan pria tersebut tetap terus berusaha dalam meraih cita-citanya.

     Aris, begitu sapaan dari teman-temannya di kampus, walau hanya bermodalkan nekad dan niat tidak membuat dia menyerah dalam menjalankan bisnis farfume nya ini.
     
    Keinginan yang kuat untuk berbisnis dan belajar berwirausaha dan terus mengembangkan usahanya itu merupakan cita-cita yang iingin diraihnya saat ini, walau tidak semudah yang di bayangkan, akan tetapi pria ini terus bekerja keras.

  Sedikit demi sedikit usaha aris semakin berkembang dari mulai di tawarkan dari teman ke teman, hingga sampai saat ini sudah banyak sekolah-sekolah yang memesan farfume tersebut. 

 Akan tetapi kewajiban dia sebagai mahasiswa tidak pernah ia tinggalkan. Kesadaran akan sebuah pendidikan yang utama membuat aris semakin giat belajar, walaupun aris sadar menjalan kan kewajiban seorang mahasiswa dan menjalankan bisnis itu sangatlah berat, namun aris pria asal ‘kota pandeglang’ ini tidak patah semangat.

    Kesulitan yang di alami bukan tidak ada, persaingan sangat ketat, yang mendistribusikan farfume sangat lah banyak, seringkali aris mengalami ke rugian karena harga farfume nya turun di pasaran. 

    Dan akhirnya cita-citanya tersebut sudah dikit demi sedikit tercapai, bisnis farfume memperoleh pendapatan yang lumayan tinggi, serta aris telah mempekerjakan wanita di dekat rumahnya untuk mempaking farfume nya untuk di jual kepasaran.

   Kesuksesan dari sebuah perjuangan besar yang hanya bermodalkan niat dan tekad yang mampu meraih cita-citanya dalam berbisnis.